Selasa, 24 Februari 2015

Zhuhai, China dan Kenangan yang tak Telupakan

Hallo para pembaca,


Pada kesempatan kali ini aku ingin bercerita mengenai pengalamanku mengikuti student exchange ke cina pada bulan mei – juli 2013 dimana ini merupakan kali ketiga aku keluar negeri melewati jalur student exchange. Masih sama seperti program yang aku ikuti sebelumnya pada saat student exchange ke Russia, lewat organisasi bernama AIESEC. Bias dibilang aku ketagihan mungkin yaa karena pengalaman pertama benar2 seru. Hehe. Di cina aku join di project bernama explore china in Zhuhai, Guangdong province. Alasan aku memilih projek ini sih pertama karena deskripsi projeknya menunjukan bahwa one of the schedule is taking place in macau. Dalam hati aku berkata macau kan dekat dengan hongkong yang notabene adalah Negara kecil dengan perekonomian yang maju, hampir sama kaya singapura. Banyak hal yang bisa aku pelajari disana. Kedua aku lihat tiket pesawat kesana dan ternyata cukup murah. Berbekal pengalaman saat exchange ke rusia, akhirnya aku putuskan untuk meng’klik’ projek tersebut. Beberapa proses aku lewat seperti pemberkasan, wawancara, dll. Kali ini aku diterima dengan cukup mudah, yaa mungkin karena ini bukan kali pertama jadi aku sudah tau trik2 nya. Pengiriman invitation letter, pembuatan visa sampai beli tiket pesawat, semua aku lakukan sendiri. 

Jalur perjalanan aku kali ini adalah Yogyakarta – Singapore – macau. Sesampainya di macau aku dijemput oleh salah seorang project manager bernama kayla dimana dialah yang bertanggung jawab atas semua EP (Exchange Participant) dan salah satunya adalah aku. Hari dalam keadaan hujan deras waktu itu. Masih bisa kuingat suasana pertama kali kuinjakan kaki di negara perpaduan antara budaya cantonese dengan portugis itu. Banyak bangunan unik yang sangat menarik karena mungkin baru pertama kali aku melihatnya. Dengan tas koper yang cukup berat dan badan yang belum sepenuhnya fit dikarenakan perjalanan travelingku selama transit di singapore, hari itu terasa sangat melelahkan karena kami harus berlajalan cukup jauh dari bandara ke halte bis. Kami menaiki bis gratis dengan tujuan hotel venetian yang kemudian langsung menuju gong bei. Di bis aku sempat bertemu dengan turis dari spanyol yang kehilangan arah dan tujuan, terlihat seperti kesasar. kayla dan aku mencoba mengajak bicara dengan bahasa inggris, ternyata turis tersebut adalah seorang musisi saxophone yang akan menggelar konser di salah satu hotel besar di macau ini.

sesampainya di gong bei aku dibuat terkejut karena tempat ini ternyata sangat besaaaaaaar dan banyaaaaaaaak sekali orang didalamnya yang mayoritas adalah orang cina (yaiyalah). gong bei adalah salah satu tempat penyebrangan terbesar dicina yang dilewati oleh orang yang ingin keluar dari cina ke macau dan sebaliknya. Tempat ini juga terintegrasi dengan pelabuhan, terminal bis dan juga pusat perbelanjaan. suasana khas Negara cina sudah dapat jelas terlihat disana. Sesaat setelah menyelesaikan administrasi pengecekan paspor dll, Kami putuskan untuk menaiki taxi yang langsung mengantarkanku ke dormitory yang akan aku tempati selama beberapa bulan disana. Zhuhai, kota yang terletak disebelah selatan cina ini ternyata menawarkan banyak sekali keindahan alam mulai dari pesisir pantai yang sangat terawatt dan indah hingga pulau2 kecil serta daerah perbukitan yang rasanya ingin sekali dikunjungi, itu juga belum termasuk pusat2 perbelanjaan dan tempat2 bersejarah lainnya.

Sepanjang jalan ke SYSU (Sun Yat Sen Univ) yang menjadi host univ ku di cina, aku disuguhi banyak pemandangan pesisir pantai yang menarik. Sesampainya di dorm yang ternyata letaknya hanya 5 menit  dengan berjalan kaki ke universitas aku langsung merebahkan badan ijin untuk tidur sebentar karena malamnya harus menghadiri welcoming party serta pembukaan simbolik dimulainya project explore china in Zhuhai 2013 ini.



Malam itu aku pergi dengan EP lain yang berjumlah 6 orang dengan menaiki bis angkutan umum yang cukup bersih, dimana kayla juga ikut menemani kami. Sepanjang jalan aku mengobrol dengan teman2 baruku, tak sulit bagiku untuk berbaur dengan mereka karena pada dasarnya aku memang banyak ngomong. Kucoba gali sedikit info tentang mereka. Disini aku dituntut untuk cepat beradaptasi, dalam sehari ini saja aku sudah berada di 3 negara berbeda dengan bahasa yang berbeda, bahkan adab naik angkutan umumnya pun berbeda. Di suasana badan yang belum sepenuhnya fit ini aku harus kuat.

Minggu2 pertama disana kulewati untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Aku berjalan2 sendirian ke depan kampus yang merupakan pesisir pantai pantai selatan cina. indah sekali suasananya apalagi disore hari,  aku tau bakal sangat merindukan tempat ini bahkan saat pertama kali menapakinya. Lalu aku coba berkeliling kekampus dengan berjalan kaki yang ternyata cukup melelahkan karena ternyata kampusnya cukup luas, mungkin 5 kali nya luas kampus terpadu UII. mahasiswa disini biasanya menggunakan sepeda untuk beraktifitas, atau jika punya uang berlebih bisa menggunakan angkutan kampus berbentuk mobil listril dengan kapasitas sekitar 15 orang dengan 1 yuan untuk sekali transport jauh atau dekat selama masih dilingkungan kampus, dan mobil ini punya jalurnya sendiri. Namun banyak punya mahasiswa yang memutuskan untuk berjalan kaki. Fasilitas disini cukup lengkap mulai dari mesin penjual minuman disetiap sudut, kantin terpadu yang aku hitung ada lebih dari 5, asrama mahasiswa hingga arena olahraga seperti lapangan bola baik rumput biasa maupun sintetis dan lapangan basket yang jumlahnya cukup banyak, serta arena lari yang bisa digunakan untuk jogging maupun hangout bersama teman2, dan masih banyak lagi. Fasilitas olahraga ini free digunakan untuk setiap mahasiswa kapanpun ingin berolahraga. Ada satu spot indah yang aku temukan yaitu di rooftop dari salah satu gedung utama SYSU yang katanya adalah gedung kampus terpanjang di cina. Tempatnya persis berada di depan deretan perbukitan dan menghadap ke pesisir pantai selatan cina.. sehingga siapapun yang kesana disuguhi oleh indahnya pemandangan laut dan landmark kampus serta dimanja oleh angina sepoi2 yang tak ada habisnya. Cocok untuk mengabadikan suatu momen tertentu seperti ulang tahun, menyatakan cinta ke calon mantan atau sekedar mengambil foto kenang2an bersama teman2. saat itu tak banyak mahasiswa yang mendatangi tempat tersebut, mungkin karena masih pagi jadi mahasiswa banyak yang beraktifitas. Ada beberapa tempat duduk disana, buat aku sih tempat ini sangat cocok untuk merefresh otak, sambil memandangi pemandangan disore hari, membaca buku, mendengarkan music dan ditemani secangkir kopi. Hmmmmmm.. ingin sekali aku kembali kesana..




Tak hanya itu, aku juga mencicipi beberapa tempat makan terdekat yang ada disekitar dorm ku. Aku menemukan banyak masakan olahan babi disana.dengan berbekal ditemani oleh kayla aku bertanya mana saja masakan yang tanpa babi dan rasanya enak. Kayla memberitauku namanya serta cara memesannya, dan ada juga penjual yg dikenalkan ke aku karena dia sudah menjadi langganan kayla. jadi lain kali aku kesini tidak merepotkan kayla lagi, aku bisa cari makan sendiri dengan bahasa mandarin yang seadanya. Untuk tempat2 yang agak jauh aku juga ditemani oleh teman2 EP dan beberapa buddy (orang yang membantu EP selama project berlangsung). Aku pergi ke tempat2 menarik seperti museum, pusat perbelanjaan dan tempat2 hangout yang ada di Zhuhai. Semua itu aku lakukan diluar waktu project.

Sekarang aku ingin menjelaskan apa saja sih yang aku lakukan di project tersebut. Yaaa, project yang sekarang aku ikuti cukup banyak kegiatannya jika dibandingkan dengan project saat dirusia dimana aku banyak waktu kosong dan lebih sering jalan2. Karena project ini adalah cultural project jadi inti dari project ini adalah tentang berbagi ilmu mengenai kebudayaan. Aku membuat presentasi tentang Negara Indonesia dan pengalaman bermanfaat yang aku dapatkan dari exchange2 sebelumnya. Pertama kami dibuatkan sebuah acara bernama global village, semacam festifal kebudayaan gitu dimana setiap mahasiswa boleh datang untuk bergabung. Disitu aku menyuguhkan beberapa permainan daerah dan mengajarkan tarian2 yang aku bisa serta mengenalkan beberapa barang2 khas Indonesia yang aku bawa seperti baju adat, dll. Selanjutnya kami berkewajiban untuk memberikan beberapa presentasi di beberapa sekolah, ada sekitar 5 sekolah SMP dan SMA yang aku datangi selama berada di cina. 




Kami juga membuat beberapa project sosial diantaranya pergi ke sebuah orphanage untuk menghibung para lansia disana dengan music dan pertunjukan. Ada juga kegiatan yang mengharuskan kami untuk berbaur didalam sebuah perkumpulan masyarakat untuk menjelaskan kepada mereka mengenai barang2 khas Negara kami dan dituntut untuk dapat menjual barang2 tersebut dalam kegiatan bernama charity bazar. Selain itu kami juga mendapatkan ilmu seperti pelajaran bahasa cina yang digelar di salah satu ruang kelas di SYSU pada malam2 tertentu dan mempelajari budaya cina dengan beberapa cara seperti mendatangi situs2 bersejarah seperti tempat2 kuno dan museum, datang ke komunitas2 unik yang ada dicina seperti bela diri taichi, komunitas martial art (pedang, double stick, tongkat), serta komunitas mainan tradisionoal (yoyo dan tao bao), kami juga diberikan kelas singkat oleh komunitas2 tersebut). 









Kemudian kami mempelajari salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar dicina yang bernama china mobile, disana kami diajarkan mengenai proses bisnis dan dituntut untuk memecahkan studi kasus serta penelitian kecil tentang perusahaan tersebut. Ya bisa dibilang sama seperti kerja praktek. Selain itu banyak juga kegiatan2 tamasya yang kami lakukan seperti membuat event running man dan pergi ke festival lukisan di macau, berlibur ke Xiamen diakhir project. (Xiamen : sejenis bali Cuma lebih bersih, tertata dan modern). membuat sebuah event memasak bernama cooking fest yang didalamnya berisi masakan2 dan berbagai negara, aku sediri mencoba masak kerak telor tapi jadinya malah seperti martabak yang condong ke telur dadar. Kami juga pergi ke taman2 hiburan untuk sekedar bermain. Di project ini bisa dibilang tidak ada waktu menganggur sama sekali sehingga 3 bulan keberadaanku disana seperti hanya 3 minggu, terasa cepat sekali. Rasanya ingin berada lebih lama disana tapi apa daya waktu lah yang menentukan semuanya. Hehee





Selama project ini berlangsung aku menemukan beberapa karakter2 manusia baru yang cukup unik. Dimulai dari project manajer yang berjumlah 4+1 orang. Dikarenakan yang satu hilang2an jadi terkesan tak dianggap. Mereka seperti ibu dan bapak bagi kami para EP selama berada di cina, klo kami ada apa2 pasti mereka yang dahulu kami hubungi, sangat mengayomi sekali lah pokoknya. Terimakasih atas jasa dan hospitality kalian teman2, kayla, CK, linda, polo dan satu orang yang tak dianggap aku lupa namanya (coba saja kalian bisa bahasa Indonesia pasti kalian sangat senang membaca ceritaku ini).


Kemudian ada deretan para EP dengan karakternya masing2. Nando, seorang EP dari mexico yang berprilaku cukup baik terutama kepada wanita, dia cukup sering membuat lawakan2 tentang dirinya sendiri yang membuat orang lain tertawa, dia punya perawakan kekar, cukup good looking dan sedikit idiot, nando tinggal persis disebelah kamarku sehingga dia sering berkunjung untuk minta makanan atau sekedar bercerita. Selanjutnya ada arnav, EP ini datang telat karena harus menyelesaikan ujian di negaranya india, berasal dari new delhi, orang yang berkecukupan dan suka foya2. Hobinya adalah mengajak kami para EP untuk pergi minum2 ke club, tak jarang dia pulang dengan membawa wanita, yaa begitulah arnav, EP ini sering sekali menumpang nginap di kamarku karena dia tinggal bersama host fam yang klo kemaleman pintunya sudah terkunci. Selanjutnya seorang wanita sexy berasal dari perancis bernama victoire, wanita ini sering curhat ke aku mengenai mantan kekasihnya dan juga sosok lelaki yang ia damba2kan. Sosok wanita ini sering kali mengeluh tentang perilaku arnav yang suka menggodanya dan nayanika yang suka telat datang ke project, ada rahasia yang terkuak di tengah2 project yaitu ternyata vic jatuh hati kepada nando dan mereka berdua sempat dekat beberapa saat, namun ternyata nando malah memberikan hatinya ke kayla. Ya mereka sempat terlibat cinta segitiga yang hamper membuat project berhenti namun akhirnya semua berjalan dengan lancar. Selanjutnya seorang cowok berbadan besar katurunan cina namun lahir di mexico dan besar di Canada, dia adalah Louis, Louis adalah orang yang disukai banyak wanita karena dia berbadan besar tp sifatnya lucu dan jarang sekali marah jika diapa2kan. Louis adalah orang yang sering sekali memuji temannya bahkan orang lain yang baru ia kenal. Yang terakhir adalah EP yang kuliah di Mumbai, india, dia bernama nayanika, satu2 nya EP yang sering telah bahkan lebih sering dari aku. Silahkan dibayangkan kesalnya orang sama dia. Namun nika ini adalah orang yang cukup pintar dibuktikan dari hobinya yang selalu membaca buku dimanapun berada dan dengan cara bicara yang intelek. Aku harap tidak ada dari para EP ini yang bisa berbahasa Indonesia sehingga tidak bisa membaca ceritaku ini.. hahaaa



Selain para manajer dan EP kami juga dibantu oleh para buddy, buddy2 ini berasal dari universitas2 yang ada di Zhuhai, beberapa berasal dari Zhuhai University (univ negeri), ada juga yang berasal dari Beijing Normal University (disingkat BNU, univ swasta yang banyak orang2 tajir dan hedonnya), serta sebagian besar berasal dari SYSU (univ negeri terbaik di Zhuhai dan salah satu yang terbaik di cina). Semua buddy ini dituntut untuk dapat membantu kerja dari EP selama melaksanakan project. Dan yang cukup mengherankan hamper semua buddy adalah perempuan. Dikarenakan kuota buddy yang sangat banyak di AIESEC LC SYSU maka setiap EP dibantu oleh 6 orang buddy. Yaa, jumlah yang cukup banyak dan berbanding terbalik keadaannya jika dibandingkan dengan waktu aku dirusia. Disinilah aku bertemu dengan Kelly, salah satu buddy yang bertanggung jawab atas aku, dan ternyata ada hal gaib lain yang tumbuh diantara kita yang banyak orang menyebutnya “cinta”. Hal itu terjadi sejak pertama kali kita bertemu, saat itu sedang hujan deras, pertemuan kami terjadi di halte bus dekat kampus, aku menjemputnya untuk membicarakan perihal persiapan project. Kemudian…. Hemmmmm, tak perlu lah aku ceritakan disini, intinya Semenjak saat itu banyak cerita2 menarik yang terjadi diantara kita berdua. bisa butuh berhalaman2 jika harus ku ceritakan. Hahaha..

Ini adalah video farewell party project explore china in zhuhai 2013 : 

Begitulah kurang lebih pengalamanku selama menjalani student exchange di cina. Banyak cerita menarik, pertemuan dengan orang2 baru dan juga berkenalan dengan hal2 baru yang bahkan bisa membuat tujuan hidup dan pola fikir kita berubah. Setelah project ini selesai, aku berkesempatan untuk menghabiskan waktu sekitar 5 hari untuk berkeliling di hongkong. Disini pula aku mendapatkan beberapa ilmu baru namun tak sebanyak dari apa yang aku dapatkan di cina, mainland. Kenangan itu takan terlupakan seumur hidup, pengalaman yang mahal harganya. Kita hidup hanya sekali, jangan habiskan untuk melakukan hal yang itu2 aja, cobalah keluar dari zona nyaman selagi kalian masih muda. ciptakanlah pengalaman exchange kalian sendiri. Inilah ceritaku, dan aku juga ingin mendengar ceritamu :) 

Terimakasih atas waktunya…



*maaf jika banyak kata2 yang salah karena aku hanyalah penulis pemula, mungkin akan aku perbaiki jika kelak akan dijadikan buku :D hehehehehe*

Sabtu, 02 Maret 2013

Jalan-jalan kekorea : South Korea Overseas Immersion Program Part 1

Disinilah Cerita Berawal


Sebelum saya menulis mengenai satu dari pengalaman hidup saya ini ijinkan saya untuk memperkenalkan diri saya terlebih dahulu, saya adalah seorang mahasiswa semester akhir di sebuah universitas dijogja (saat ini).
saya menulis cerita ini sebenarnya adalah karena dorongan dari teman yang bilang "coba deh km tulis pengalaman hidup kamu ini, asik juga soalnya kalo disimak" dan juga keinginan pribadi sebenarnya dikarenakan saya berpikir kalo hal ini memang harus share dan semoga dapat menambah ilmu bagi kita semua.
ok, tanpa panjang lebar lagi. sebenarnya saya bingung mau mulai dari mana tapi okelah, coba kita mulai dari perjalanan pertama saya keluar negeri karena itulah yang menjadi titik dimana saya mulai menemukan arah didalam hidup saya :p *asek dah bahasanya* skip.
cerita ini berawal pada tahun 2011 tepatnya pada bulan agustus yang pada waktu itu merupakan 1 hari menjelang hari raya idul fitri, saya mendapatkan Broadcast Message dari teman kampus yaitu mengenai program dari UII yang berjudul overseas Immersion program, kesan pertama saya ketika membaca itu adalah "wah, peningkatan nih UII bisa adain program ky gini" dan memang ternyata itu adalah yang pertama dan saya merupakan angkatan pertamanya :D tapi pada waktu itu saya saya sekali tidak merasa tertarik sedikitpun, tidak ada kepikiran sama sekali tentang belajar diluar negeri.
akhirnya waktu demi waktu berlalu dan tiba waktu itu bulan september yaitu 1 bulan sebelum keberangkatan ke korea. saya berkumpul dan ngobrol seperti biasa dengan teman2 kampus dan ternyata ada beberapa teman yang ikut program itu. wah, jadi penasaran dan ingin mencoba nih. akhirnya coba saya tanya2 ke teman yang sudah keterima. saya semakin tertarik dan coba menghubungi ke contact person nya dan alhamdulillah ternyata masih bisa (soalnya kata temen itu sudah ditutup). saya pun segera mengikuti instruksi yang diberikan oleh dosen dan asisten dosen yang mengurusi immersion tersebut.
pada waktu itu saya kira persiapannya ribet dan macem2 namun setelah dijalani tidak terlalu ribet, kebetulan waktu itu saya belum punya passport dll nya namun semua dokumen sudah dibantu urus oleh pihak dosen (saya tinggal cuma siapkan dokumen2 yang dibutuhkan untuk buat visa, passport) dan juga tentunya uang untuk mengikuti program tersebut yang pada waktu itu dikasih bantuan dana dari jurusan saya, lumayan buat ngurangi beban.. hehe.
selain persiapan diatas ada juga persiapan tidak tersirat seperti mental, pengetahuan dan uang saku buat jajan2 disana pastinya.
-bersambung ke part 2-

Minggu, 17 Juni 2012

One Step Forward

pagi hari ini udara terasa sejuk diluar sana, matahari dengan mantapnya menyinari setiap manusia yang hendak memulai aktivitasnya.. 
demikian pula dengan aku yang memulai aktivitasku dengan semangat mencari beasiswa untuk masa depanku, disela-sela aktivitasku aku mendapatkan suntikan semangat yang sangat amat besar dari sebuah tulisan  :
ketika orang lain masih tidur kita sudah bangun,
ketika orang lain sudah bangun kita sudah berdiri,
ketika orang lain sudah berdiri kita sudah berjalan,
ketika orang lain sudah berjalan kita sudah berlari,
ketika orang lain sudah berlari kita sudah SUKSES :))
semangatlah kawan.. hidup akan lebih indah jika kamu berusaha sedikit lebih giat.. 
sekian dulu untuk pagi ini.. semoga yang sedikit ini dapat berguna bagi kawan2 semua..